Usaha Kuliner Masih Prospektif?
A. Mudah Dikerjakan dan Banyak Peminatnya
Bisnis kuliner memang tidak pernah ada matinya. Semakin hari bisnis ini semakin banyak banyak digeluti dan bisa berjalan lancar meskipun banyak pesaingnya. Hal ini membuktikan konsumen atau peminat produk kuliner itu banyak.
Saat ini, tidak sedikit orang yang terbiasa makan di luar rumah, apalagi mereka yang tinggal sendiri (belum berkeluarga) dan seharian berada di tempat kerja. Orang seperti ini biasanya akan selalu “makan di luar”.
Permodalan
Modal yang dibutuhkan untuk usaha ini bervariasi, bisa dengan modal kecil atau besar,kelebihan usaha kuliner diantaranya bisa dijalankan dengan modal kecil dan tingkat mengembalikan modalnya relative cepat. Bahkan ada usaha makanan yang hanya dalam hitungan minggu sudah kembali modal.
Usaha yang Mudah Dijalankan
Usaha di bidang kuliner termasuk usaha yang mudah dijalankan, asalkan kita memiliki kemampuan memasak dan niat yang kuat untuk menjalankan usaha ini. Namun bagi yang tidak mahir memasak pun masih bisa berkecimpung dalam usaha kuliner karena bisa merekrut beberapa karyawan yang bertugas memasak dan melayani pembeli, sementera itu administrasi dipegang sendiri.
B. Usaha Kuliner Berpotensial Dikembangkan
Pada dasarnya semua jenis makanan yang kita kenal dan biasa kita konsumsi bisa dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan. Dari makanan yang sudah sangat familiar, seperti bakso, mie ayam, soto ayam, dan nasi goreng, hingga makanan yang yang berasal dari suatu daerah seperti gudeg, rawon, nasi pecel, dan coto makasar bisa kita jadikan lahan bisnis.
Selain makanan khas daerah, kita juga bisa berbisnis makanan yang berasal dari luar negeri, seperti hamburger dengan rasa dan komposisi yang tentu saja sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia, makanan lain dari manca Negara yang sudah lama menjadi lahan bisnis di Indonesia adalah siomay. Bumbu dan rasa siomay telah mengalami modifikasi, disesuaikan dengan selera orang Indonesia.
C. Dalam Usaha Kuliner ada Beberapa Faktor yang Perlu Diperhatikan
Factor yang berpegaruh terhadap kesuksesan bisnis kuliner adalah lokasi, tempat dengan komunitas tertentu, seperti sekolah, perkantoran, kampus, dan perumahan merupakan lokasi yang bisa dijadikan pilihan tempat usaha.
Selain lokasi, factor lain yang juga perlu diperhatikan adalah rasa makanan yang kita buat dan cara menyajikannya. Sebelum menjualnya, rasa makanan yang kita buat tidak ada salahnya diujicobakan ke beberapa orang terdekat, setelah itu kita minta agar mereka mengomentari masakan tersebut, baik rasa maupun penampilannya. Koreksi dari mereka merupakan masukan yang berharga agar kita bisa membuat makanan yang rasanya enak sehingga disukai orang bayak.
Factor lain yang berpengaruh terhadap kesuksesan bisnis kuliner adalah sesuatu yang khas, baik dari segi ukuran produk, pelayanan, nama makanan, penyajian, promosi, hingga keunikan tempat. Factor penting lainnya memberikan harga yang berbeda (diferensiasi harga) disesuaikandengan tempat usaha dan pangsa pasar, contohnya bubur ayam yang dijual di sekitar sekolah atau kampus bisa ditetapkan dengan harga Rp. 3.000 – 4.000, dan untuk konsumen di perkantoran bisa ditetapkan denganharga Rp. 5.000 – 10.000.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar